Prof. Dr. Budi Tangendjaja

Peternakan

Prof. Dr. Budi Tangendjaja

Prof. Dr. Budi Tangendjaja Menyelesaikan pendidikan lanjutan di Institut Pertanian Bogor, di Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian (FATEMETA) tahun 1976. Kemudian mendapat gelar Ir, lalu mendapat beasiswa P&K untuk melanjutkan pendidikannya di IPB dan mendapat gelar MS di jurusan Ilmu Pangan. Setelah bekerja di Pusat Penelitian dan Pengembangan Perternakan, kemudian mendapat beasiswa Colombo Plan dan melanjutkan pendidikannya di Australia dan mendapatkan gelar Master kedua (MApp.Sc) dalam bidang makanan ternak di University of New South Wales, Sidney. Melanjutkan S3nya di universitas yang sama dalam bidang makanan ternak pada tahun 1983. Pada tahun 1986, beliau mendapatkan post doctoral di University of Arkansas di bidang nutrisi ternak.

Mengawali karir peneliti sebagai research trainee pada Proyek Penelitian Dan Pengembangan Peternakan (P4), Ciawi Bogor di bawah koordinasi CSIRO, Australia dan kemudian memulai jabatan fungsionalnya sampai Ahli Peneliti Utama pada tahun 1995. Dikukuhkan gelar Profesor Riset ke-30 Badan Litbang Penelitian tahun 2006 setelah orasi ilmiahnya berjudul: Teknologi Pakan dalam Menunjang Industri Peternakan Di Indonesia. Sudah menulis lebih dari 128 karya tulis ilmiah baik ditulis sendiri maupun bersama peneliti lain baik jurnal lokal maupun internasional. Sampai saat ini sudah lebih dari 150 karya tulis dibuatnya.

Pernah melakukan proyek penelitian dari lembaga internasional mulai dari USAID, International Foundation of Science (IFS), FAO, ACIAR, ILRI, ITTO, IAEA dan proyek lain dari dalam negeri RUT III dan RUT IV dan penelitian kerjasama lainnya. Sering diundang untuk memberikan seminar, pelatihan maupun lokakarya di berbagai negara Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, India, Nepal, Pakistan, Bangladesh, Srilanka, Eropah, Jepang, Korea, Amerika Serikat dan berbagai daerah di Indonesia. Mendapatkan penghargaan ilmiah dari Badan Litbang Pertanian sebagai penyampaian penelitian terbaik ke II dan Satyalancana Wirakarya dari Presiden Republik Indonesia.

Dalam kurun 2 dekade terakhir, ikut dalam asosiasi AS yaitu US Grains Council maupun US Soybean Export Council untuk memberikan bantuan teknis di negara ASEAN dan Oceania. Memberikan training, workshop dan seminar dinegara ASEAN untuk pabrik pakan, peternak, usaha peternakan dan perdagangan bahan baku pakan. Keahlian dibidang nutrisi pakan, Quality Assurance, teknologi pakan, formulasi dan bahan baku pakan telah digunakannya untuk membantu industri peternakan secara keseluruhan tidak hanya di Indonesia tetapi juga di negara ASEAN lainnya.