{"id":1423,"date":"2022-11-21T14:25:55","date_gmt":"2022-11-21T07:25:55","guid":{"rendered":"https:\/\/appertani.org\/?p=1423"},"modified":"2024-05-06T14:41:20","modified_gmt":"2024-05-06T07:41:20","slug":"kerja-sama-bimbingan-teknis-dan-sosialisasi-propaktani-appertani-dan-direktorat-jenderal-tanaman-pangan-kementrian-pertanian-oktober-november-2022","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/appertani.org\/?p=1423","title":{"rendered":"Kerja Sama Bimbingan Teknis Dan Sosialisasi Propaktani APPERTANI Dan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementrian Pertanian (Oktober &#8211; November 2022)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menghadapi tantangan yang semakin kompleks, reorientasi dalam berbagai aspek\u00a0 pembangunan pertanian\u00a0 ke depan merupakan suatu keniscayaan dan seyogianya\u00a0 telah menjadi, tekad, niat, keinginan bagi segenap bangsa Indonesia yang\u00a0 sangat konsen\u00a0 dan berkepentingan dengan sektor pertanian. Dalam konteks ini, pemerintah dengan\u00a0 berbagai wadah, media dan sistem perencanaan telah menggariskan arah reorientasi pertanian ke depan, antara kebijakan pengembangan pertanian maju, modern, mandiri dan berkelanjutan (PM3B), dll.\u00a0 dengan berbagai ikutannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di satu sisi kebijakan politik pemerintah dalam upaya makin mengefektifkan sistem nasional riset dan inovasi dalam semua sektor pembangunan adalah\u00a0 melakukan transformasi sistem riset nasional yang antara lain dengan dibentuknya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta berbagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">improvement<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sistem riset di perguruan tinggi. Transformasi riset dan inovasi nasional pada sektor pertanian tentu dengan sendirinya memberikan berbagai konsekuensi\u00a0 dan penyesuaian\/reorientasi oleh berbagai pihak dan pemangku kepentingan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada kementerian pertanian, salah satu reorientasi, baik dalam rangka menghadapi reorientasi pembangunan masa depan sekaligus penyesuaian dengan transformasi sistem riset dan inovasi nasional, yaitu membentuk Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP). Diharapkan badan ini dapat melakukan dan mengembangkan sistem standardisasi pertanian secara menyeluruh, menyeluruh\u00a0 dalam berbagai aspek agribisnis\/sistem usaha tani dan komoditas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memperhatikan pemikiran-pemikiran dan pertimbangan tersebut Direktorat Jenderal Tanaman Pangan bersama Aliansi Peneliti Pertanian Indonesia (APPERTANI) sebagai salah satu lembaga ilmiah nirlaba dan penghimpun pemikiran, teknologi dan inovasi dari peneliti aktif dan purnabakti peneliti pertanian, tergerak untuk bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pertanian Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian menyelenggarakan Webinar mendukung pengembangan P3MB untuk\u00a0 memperkokoh ketahanan pangan guna mencapai Pola Pangan Harapan sehingga masyarakat hidup sehat, aktif dan produktif.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kerjasama penyelenggaraan Webinar Propaktani telah dimulai dari webinar Tanggal 20 Oktober 2022 dengan topik \u201d<\/span><b>Penggunaan Input Produksi Ramah Lingkungan Menggapai Swasembada Kedelai Berkelanjutan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d. Bertindak sebagai moderator Prof. Marwoto ahli hama dan perbenihan kedelai APPERTANI. Pada webinar kali ini dibahas 3 topik yaitu: (1) Aplikasi Biofertilizer Agrimeth untuk Produksi Kedelai Ramah Lingkungan: Dr. Etty Pratiwi; (2) Potensi Lalat BSF, Sampah Organik dan Mikroba untuk Pengembangan Biofertilizer dan\u00a0 Pupuk Organik: Prof. Agus Pakpahan dan (3)<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Pengelolaan Hama dan Penyakit Kedelai Terpadu Ramah Lingkungan: Dr. Yusmani Prayogo.<\/span><\/p>\n<div id=\"attachment_1424\" style=\"width: 829px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=XJmt-U-yUoc\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-1424\" class=\"wp-image-1424 size-large\" src=\"https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-Bimtek-Propaktani-x-APPERTANI-819x1024.jpeg\" alt=\"\" width=\"819\" height=\"1024\" srcset=\"https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-Bimtek-Propaktani-x-APPERTANI-819x1024.jpeg 819w, https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-Bimtek-Propaktani-x-APPERTANI-240x300.jpeg 240w, https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-Bimtek-Propaktani-x-APPERTANI-768x960.jpeg 768w, https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-Bimtek-Propaktani-x-APPERTANI.jpeg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-1424\" class=\"wp-caption-text\">Poster Bimbingan Teknis Sosialisasi Propaktani Episode 687 bersama tim pakar APPERTANI<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada awal November, tepatnya pada 1 November 2022 telah diselenggarakan webinar \u00a0 dengan topik \u201c<\/span><b>Peranan APPERTANI, Perguruan Tinggi dan Penelitian Dalam Pembangunan Pertanian Masa Depan\u201d.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<div id=\"attachment_1425\" style=\"width: 829px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/youtu.be\/JLJYn1tjCjU\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-1425\" class=\"wp-image-1425 size-large\" src=\"https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-Bimtek-APPERTANI-1-November-2022-819x1024.jpeg\" alt=\"\" width=\"819\" height=\"1024\" srcset=\"https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-Bimtek-APPERTANI-1-November-2022-819x1024.jpeg 819w, https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-Bimtek-APPERTANI-1-November-2022-240x300.jpeg 240w, https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-Bimtek-APPERTANI-1-November-2022-768x960.jpeg 768w, https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-Bimtek-APPERTANI-1-November-2022.jpeg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-1425\" class=\"wp-caption-text\">Poster Bimbingan Teknis Sosialisasi Propaktani Episode 704 bersama tim pakar APPERTANI<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Dr. Sjamsul Bahri, MS Sekretaris dan Tim Pakar APPERTANI bertindak sebagai moderator.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Ketua APPERTANI, Prof. Dr. Irsal Las memaparkan \u201cPeranan APPERTANI Dalam Pembangunan Pertanian Masa Depan\u201d<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">sebagai wadah perjuangan mendukung pembangunan sektor pertanian meliputi latar belakang filosofis, posisi dan peran, sasaran, program dan mekanisme kerja.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Dr. Ir. Haryono, MSc,\u00a0 pakar dibidang \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Agricultural Research and Innovation System<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d dan Associate Professor BINUS UNIVERSITY\u00a0 menguraikan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Peranan Sain dan Perguruan Tinggi Dalam Pembangunan Pertanian Masa Depan\u201d menekankan pada pendalaman pertanian masa depan. IT\/IC, transformasi digitalisasi dalam era pertanian masa depan. Kebijakan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\/ policy strategic, Scenario planning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan Kolaborasi lintas sektor\/ Transdisiplin. Prof.\u00a0 Dr. Ir. Tahlim Sudaryanto,<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Peneliti Ahli Utama Ekonomi Pertanian BRIN membawakan topik\u201d<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Peranan Penelitian dan Inovasi Dalam Pembangunan Pertanian Masa Depan\u201d menekankan pada Pertanian Masa Depan meliputi Sumberdaya Pertanian, Lingkungan Strategis, Perubahan Iklim, Keberlanjutan, dll.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Peran IPTEK dan Inovasi mendukung Pertanian Masa Depan. Prioritas Penelitian dan Kebutuhan Inovasi dan Kebijakan Penelitian Pertanian.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada pertengahan November, diselenggarakan webinar pada 17 November 2022 dengan topik: <\/span><b>Sorgum Sumber Penganekaragaman Konsumsi Pangan Dan Pakan Untuk Antisipasi Krisis Pangan: Seri-1.<\/b><\/p>\n<div id=\"attachment_1426\" style=\"width: 829px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=UijoE6mtEqg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-1426\" class=\"wp-image-1426 size-large\" src=\"https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-17-November-2022-819x1024.jpeg\" alt=\"\" width=\"819\" height=\"1024\" srcset=\"https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-17-November-2022-819x1024.jpeg 819w, https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-17-November-2022-240x300.jpeg 240w, https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-17-November-2022-768x960.jpeg 768w, https:\/\/appertani.org\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Flyer-17-November-2022.jpeg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 819px) 100vw, 819px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-1426\" class=\"wp-caption-text\">Poster Bimbingan Teknis Sosialisasi Propaktani Episode 734 bersama tim pakar APPERTANI<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sorgum berpotensi\u00a0 dibudidayakan di daerah tipe agroekosistemnya bervariasi pada kondisi kering maupun kondisi basah, disamping juga dapat beradaptasi baik pada daerah dengan jenis tanah yang berbeda-beda, ataupun daerah dengan jenis tanah beracun. Sorgum telah dibudidayakan di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NTB dan NTT sebagai pangan maupun pakan ternak dengan bahasan: (1)<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Sorgum (Prof. Sukarman-BRIN); (2) Produk Olahan Sorgum Untuk Mencapai Makanan Bergizi Berimbang dan Beraneka Ragam (Prof.\u00a0 Nur Rihana-APPERTANI) dan (3)<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Pemanfaatan Sorgum Dan Hasil Samping Untuk Pakan (Prof. Sofyan Iskandar-APPERTANI). Sebagai moderator Dr. Rusman Heryawan \u2014Penasehat Senior APPERTANI menyatakan bahwa sorgum tanaman pangan superior untuk pengembangan bio-industri berdasarkan pemaparan narasumber tentang kemampuan adaptasi sorgum di daerah tropis kepulauan Indonesia manfaat sorgum memenuhi kebutuhan makanan bergizi berimbang dan sebagai sumber pakan ternak untuk memenuhi kebutuhan protein dalam negeri. Berdasarkan peta kesesuaian lahan perlu diidentifikasi potensi areal pengembangan sorgum monokultur untuk dikembangkan model bisnis untuk hilirisasi produk sorgum yang didukung oleh pemerintah daerah\u00a0 bekerja sama dengan investor. APPERTANI bersama Ditjentan perlu menindaklanjuti secara konkrit menyusun grand design pengembangn sorgum sebagai pangan alternatif, substitusi tepung gandum, gula tebu dan jagung untuk pakan ternak.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menghadapi tantangan yang semakin kompleks, reorientasi dalam berbagai aspek\u00a0 pembangunan pertanian\u00a0 ke depan merupakan suatu keniscayaan dan seyogianya\u00a0 telah menjadi, tekad, niat, keinginan bagi segenap bangsa Indonesia yang\u00a0 sangat konsen\u00a0 dan berkepentingan dengan sektor pertanian. Dalam konteks ini, pemerintah dengan\u00a0 berbagai wadah, media dan sistem perencanaan telah menggariskan arah reorientasi pertanian ke depan, antara kebijakan pengembangan pertanian maju, modern, mandiri dan berkelanjutan (PM3B), dll.\u00a0 dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1431,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[171],"class_list":["post-1423","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-appertani-propaktani-tanamanpangan-ditjentp-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/appertani.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1423","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/appertani.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/appertani.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/appertani.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/appertani.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1423"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/appertani.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1423\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1833,"href":"https:\/\/appertani.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1423\/revisions\/1833"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/appertani.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1431"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/appertani.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1423"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/appertani.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1423"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/appertani.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1423"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}